Kapan waktu yang baik bagi kita untuk tidur?
Tisur merupakan salah satu kebutuhan bagi manusia. Tubuh tidak akan bisa terus bekerja juka tudak tidur. Tapi kapankah waktu tidur yang tepat itu? dan berapa jam waktu tidur yag kita butuhkan?
Waktu yang baik untuk tidur
Jadwal tidur yang umum bagi setiap
orang adalah waktu diantara jam delapan sampai tengah malam. Biasanya tubuh dan
otak kita akan melambat seiring dengan menggelapnya langit dan mulai kembali berfungsi
normal ketika matahari terbit. Ada juga yang mengatakan bahwa akan lebih baik
jika berangkat tidur lebih awal
Sebuah penelitian telah mengambil
kesimpulan bahwa jika pergi tudur terlalu lama akan meningkatkan pemikiran negatif
yang bisa mempengaruhi kegiatan sehari-hari seperti choosing bad decisions dan
yang lainnya.
Waktu yang baik untuk bangun
Menentukan jadwal tidur dan
konsisten dalam melakukannya adalah untuk melatih kebiasaan tersebut dalam diri
sendiri selain untuk tidak memiliki jadwal bangun yang selalu tidak tepat.
Bagaimanapun juga, waktu banyaknya
tidur yang dibutuhkan setiap individu bisa dilihat dari usianya:
|
Usia |
Banyak
jam yang dibutuhkan |
|
0 –
3 bulan |
14
– 17 |
|
4
bulan – 2 tahun |
11
– 16 |
|
3 –
5 tahun |
10
– 13 |
|
6 –
13 tahun |
9 –
12 |
|
14
– 17 tahun |
8 –
10 |
|
18
– 64 tahun |
7 –
9 |
|
65
tahun keatas |
7 –
8 |
Sebenarnya tidak ada waktu yang
tepat bisa dipastikan kapan baiknya waktu tidur bagi ssetiap individu. Setiap
orang memiliki schedule masing-masing. Cara mudahnya hanya dengan
menentukan berapa jam waktu tidur yang anda butuhkan setia hari (bisa dilihat
dari table diatas) dan untuk memulai tidur diantara jam 8.00 malam sampai 24.00
tengah malam. Dan hitung kedepan sampai memenuhi jam tidur yang dibutuhkan.
Jika kamu butuh bangun jam 6.00 pagi mulailah tidur dari jam 10.30 mengingat
setiap orang membutuhkan waktu yang berbeda untuk bisa tidur. Bagaimana dan
seberapa lama kita tidur sangat lah menentukan tentang ke aktifan seorang
tersebut dalam menjalani keseharian sehari-hari.
Dalam sebuah penelitian phase tidur
kita terbagi menjadi Rapid Eye Movement (REM)
and Non-REM. Tubuh kita mengalami phase ini berkulang kali setiap 90 menit. REM
adalah apa yang kita kenal dengan deep sleep dimana Non-REM adalah lebih
dekat dengan sadar. Bangun saat di fase Non-REM akan membawa rasa lebih beristirahat
dan sebaliknya bangun disaat fase REM akan menghasilkan rassa pening dan susah
menyadarkan diri. Menghindari bangunnya di fase REM hanya bisa dilakukan bila
anda memperhatikan waktu tidur dan bangun beserta kondisi tubuh saat itu.
Jadi secara umum kita sendiri lah
yang bisa menentukan kapan waktu tidur dan bangun. Hanya saja usahakanlah waktu
tersebut tidak akan memperburuk kesehatan anda.
Siti Nur Annisa
Mahasiswi IAIN Padangsidimpuan
Thanks infonya😊
ReplyDelete